Bagian Pasar Menciut, Bos Nokia Dugaan Pendapatan 2021 Bakal Menurun

Jakarta, Selular. ID – Pembuat peralatan jaringan telekomunikasi Finlandia, Nokia, memperingatkan beragam tantangan yang hendak muncul pada tahun ini, masa perusahaan mencoba mengejar ketinggalan secara para pesaing, meski kinerja keuangan menguat pada 2020.

Sementara Nokia & saingannya Ericsson telah mendapatkan pelanggan 5G yang mungkin akan beringsut ke Huawei China, Ericsson bernasib lebih baik, memenangkan juga janji 5G besar di China, di mana penyebaran jaringan generasi berikutnya sedang berlangsung dengan cepat.

“Kami belum membuat terobosan di 5G (di China) tetapi tetap saja kami tidak mengesampingkan peluang itu di masa mendatang. Akan tetapi kami ingin berhati-hati sehingga ana tidak ingin berada di kian dengan biaya berapa pun”, introduksi CEO baru Pekka Lundmark pada Reuters.

Lundmark melaporkan pendapatan kuartal keempat yang lebih baik dari dengan diharapkan dan laba yang mendasari pada hari Kamis tetapi Nokia memperkirakan pendapatan 2021 turun menjelma antara 20, 6-21, 8 miliar euro ($ 25-26 miliar) dibanding 21, 9 miliar euro pada 2020.

“Kami memperkirakan 2021 akan lengkap tantangan, tahun transisi, dengan larangan berarti karena kehilangan pangsa pasar dan penurunan harga di Amerika Utara, ” kata Lundmark.

Nokia mengucapkan telah kehilangan sebagian dari persetujuan Verizon 5G di Amerika Konsorsium ke Samsung Electronics, yang adalah vendor baru di industri selular 5G.

Lundmark mengumumkan strategi baru di bulan Oktober tahun lalu, pada mana perusahaan akan memiliki empat grup bisnis dan mengatakan Nokia akan “melakukan apa pun” untuk memimpin dalam 5G, karena bank juga mengambil bagian dari Huawei.

“Kami yakin bahwa kami telah menangkap sekitar setengah dari peluang yang dipengaruhi geopolitik, ” kata Lundmark. “Sebagian besar kasus ini berlaku di Eropa. ”

Nokia mengatakan pertumbuhan penjualan peralatan 5G pada kuartal tersebut sebagian diimbangi oleh penurunan produk akses radio teknologi usang. Pendapatan di bisnis jaringan andalannya turun 7% menjadi 5, 04 miliar euro ($ 6, 05 miliar).