Bawa PJJ, Operator Seluler Tanda Tangani Kerja Sama dengan Kemendikbud

Jakarta, Selular. ID – Operator telekomunikasi seluler yang tergabung pada Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) sepenuhnya mendukung kebijakan Negeri RI melalui Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI (Kemendikbud) mengenai pengoperasian kebijakan bantuan kuota data internet untuk peserta didik dan pendidik tingkat PAUD, tingkat dasar serta menengah, mahasiswa serta dosen, pada mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19.

Kuota internet subsidi itu diharapkan turut membantu kelancaran pengoperasian kegiatan pembelajaran jarak jauh yang sangat mengandalkan ketersediaan internet. Pengadaan Kuota Data Internet dari semesta penyedia layanan telekomunikasi selular berjalan menggunakan tarif yang telah diatur melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan MENODAI.

Namun proses penyaluran, penentuan pihak dengan berhak menerima serta hal teknis lainnya terkait bantuan kuota internet, dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jendral Nomor 14 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Catu Data Internet Tahun 2020.

Dalam acara penandatanganan tersebut, Merza Fachys selaku Wakil Ketua Umum ATSI, mewakili operator seluler Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchison 3 Indonesia dan Smartfren, sementara dari Kemendikbud diwakili sebab Plt. Kepala Pusat Data serta Informasi, Kemendikbud, M. Hasan Chabibie, S. T., M. Si.

“Saat ini, pembelajaran renggang jauh adalah salah satu solusi terbaik guna memastikan keberlangsungan pelajaran di tengah pandemi COVID-19. ATSI menyadari koneksi internet berperan penting dalam penyelenggaraan program tersebut, serta sepenuhnya mendukung pemerintah supaya pendidikan tetap bisa berjalan dengan lancar di seluruh wilayah Republik Nusantara. Semoga melalui kerja sama itu, baik pelajar maupun pengajar sanggup sama-sama menjaga semangatnya dan tetap berprestasi, ” ujar Merza Fachys, Wakil Ketua Umum ATSI.

Selain sepakat untuk menyalurkan kuota internet subsidi pemerintah, masing-masing operator telekomunikasi juga menyelenggarakan ide berupa paket dengan harga terjangkau maupun kartu perdana untuk peserta didik di tanah air. Lewat inisiatif ini diharapkan masyarakat hendak lebih mudah mengakses sarana penunjang pendidikan jarak jauh.

Sejalan dengan petunjuk teknis yang dibuat oleh Kemendikbud, kuota keterangan internet dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Kuota ijmal dimaksud adalah kuota yang mampu digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi; dan Kuota Melancarkan adalah kuota yang hanya sanggup digunakan untuk mengakses laman serta aplikasi pembelajaran tertentu. Rincian daftarnya dapat dilihat melalui http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

Besaran kuota internet untuk peserta asuh dibagi menjadi: PAUD mendapatkan 20GB per bulan dengan rincian 5GB untuk kuota umum dan catu belajar 15GB; Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah memperoleh 35GB per bulan, dengan rincian 5GB untuk kuota umum & kuota belajar 30GB.

Sementara itu pendidik akan memperoleh kuota dengan kategori: PAUD, pelajaran dasar dan menengah akan memperoleh 42GB per bulan, dengan rincian 5GB kuota umum dan 37GB kuota belajar. Terakhir, kuota internet untuk mahasiswa dan dosen yakni 50GB per bulan dengan rincian 5GB kuota umum dan 45GB kuota belajar.

Penyaluran kuota subsidi tersebut dilakukan semasa 4 (empat) bulan dari September sampai dengan Desember 2020 dengan jadwal sebagai berikut:

Bantuan kuota data internet buat bulan pertama:

1. tahap I pada tanggal 22 sampai 24 September 2020.
2. tahap II pada agenda 28 sampai 30 September 2020.

Bantuan kuota bukti internet untuk bulan kedua:

1. tahap I dalam tanggal 22 sampai 24 Oktober 2020.
2. tahap II pada tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020.

Sandaran kuota data internet untuk kamar ketiga dan keempat dikirim bersamaan:

1. tahap I pada tanggal 22 sampai 24 November 2020.
2. periode II pada tanggal 28 sampai 30 November 2020.