Google dan Samsung Bergabung di Wear OS Baru

Jakarta, Selular. ID – Sejak debut 2014, smartwatch Samsung menggunakan OS besutan sendiri, Tizen OS. Kini Samsung beralih sistem operasi ke Wear OS.

Hal ini pun dipertegas, seperti dilaporkan Sam Mobile di ajang Google I/O 2021, (19/5/2021) perusahaan tidak hanya mencanangkan Android 12 semata, tapi juga mengungkapkan kemitraan jarang Samsung dengan Google.

Samsung mungkin memiliki tiga versi baru dari jam lengah pintar-nya. Model baru itu sedang dikembangkan dengan tanda kode Wise, Fresh serta Lucky. Wise memiliki bagian desain klasik dengan cincin bezel yang berputar. Besar lainnya adalah model sporty Samsung tahun 2021.

Wear OS itu akan didukung dengan One UI 3. x. Tersebut akan menjadi versi gres One UI untuk perangkat wearable Samsung.

Sistem operasi jam lengah pintar gabungan Google & Samsung, diklaim akan 30 persen lebih cepat dalam meluncurkan aplikasi dan memiliki masa pakai baterai yang lebih lama melalui pokok daya yang lebih sedikit. Berbagai fitur canggih kendati tersematkan di dalamnya, seperti pemantauan detak jantung terus-menerus dan pelacakan tidur.

Baca Juga: Samsung Tukar Tizen dengan Wear OS di Galaxy Watch Berikutnya

Oleh karena itu jam tangan baru bakal memiliki tampilan dan perbedaan yang serupa meskipun OS yang mendasarinya akan berbeda. Fitur SmartThings baru juga akan disertakan. Seluruh antarmuka akan dirubah agar bertambah mudah digunakan.

Sayangnya sejauh ini belum ada kepastian kapan smartwatch Samsung dengan Wear OS akan dirilis ke kelas. Namun diduga, Samsung mau mengumumkan kehadiran smartwatch terbaru dengan Wear OS di Juli mendatang, bersamaan secara peluncuran smartphone layar lipat.