Trik Praktis Urus Pajak Saat Pandemi Covid-19

Jakarta, Selular. ID – Sepakat dengan himbauan pemerintah mencegah perluasan virus covid – 19, pelayanan perpajakan yang dilakukan di Wadah Pelayanan Terpadu (TPT) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di segenap Indonesia untuk sementara ditiadakan.

Dengan menempatkan keselamatan Tetap Pajak (WP) di tengah pandemi Covid-19. Direktorat Jenderal Pajak menghimbau untuk seluruh WP melakukan pengurusan pajak secara online dari vila melalui DJP Online atau Application Service Provider (ASP).

Mekari sebagai kongsi software as a service, mempunyai produk Klikpajak, sebuah aplikasi tata pajak berbasis online untuk karakter maupun bisnis badan yang telah resmi menjadi mitra Application Service Provider (ASP) Direktorat Jenderal Pajak.

Standie Nagadi, VP Marketing Mekari, menjelaskan, masa pandemi saat ini memang membatasi kita untuk bepergian jauh dan bersemuka tatap muka dengan orang lain kecuali hal yang sangat penting.

Hal tersebut pula dilakukan oleh Direktorat Jenderal Retribusi yang menutup seluruh KPP dalam masa pelaporan tahunan pajak pribadi dan badan usaha.

“Momen ini menjadi krusial bagi kami untuk kembali menggerakkan umum bahwa meskipun KPP ditutup, namun pengurusan pajak dapat dilakukan dengan online melalui DJP Online ataupun ASP resmi seperti Klikpajak. ”ujar Standie.

Berikut WP melalui jalur online.

-WP kini sangat dimudahkan buat membayar pajak tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Sejak beberapa waktu lalu, Direktorat Jenderal Pajak telah memiliki bentuk bernama e-Billing guna membayar retribusi secara online.

Pola e-Billing tentunya berbeda dengan bentuk terdahulu, dimana para wajib retribusi membayar pajak secara manual dengan media Surat Setoran Pajak (SPP). Dengan e-Billing, pajak dibayarkan secara online.

Namun, pra membayar wajib pajak terlebih awal membuat kode billing atau ID Billing sebagai portal pembayaran pajak. Untuk membuat ID Billing tak perlu repot karena bisa didapat di Klikpajak.

WP dapat langsung membuat kode billing dari berbagai jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS). Seluruh ID Billing ini akan langsung disimpan secara aman di Klikpajak melalui fitur Arsip Pajak. Jadi tidak menetapkan repot mencari, semua sudah tercatat aman dan rapi di Klikpajak.

Setor SPT Lebih Mudah dengan Online

Penutupan sementara KPP di Indonesia guna menekan laju penularan virus Covid – 19 tentunya membuat pusing WP dengan biasa yang biasa menyetor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara manual, yaitu dengan menyetor langsung ke KPP.

Kini saatnya WP untuk mempelajari penyetoran SPT secara online yang aman serta praktis, karena meskipun di sendi, WP tetap dapat memenuhi tanggung jawab pelaporan pajak. Caranya pun mungkin. Wajib pajak dapat menyetor SPT melalui sarana pelaporan elektronik atau online (e-Filing/e-Form) di laman www.pajak go. id. Pengisian SPT dapat dilakukan secara mandiri dengan panduan.

Klikpajak sebagai pacar ASP resmi dari Ditjen Retribusi pun bisa menjadi pilihan buat melakukan e-Filing untuk SPT Tahunan Pribadi maupun Badan. Menggunakan e-Filing Klikpajak bisa dilakukan dimana sekadar dan kapan saja. Harus dicatat, sebelumnya melaporkan SPT melalui e-Filing Klikpajak, Anda harus menyiapkan file CSV dan PDF terlebih dahulu. Penyetoran e-Filing lewat ASP serupa Klikpajak telah diatur dalam Susunan Dirjen Pajak Nomor PER-36/PJ/2013.

Bikin Faktur Pajak Secara Online

Bagi pemilik usaha yang telah termasuk dalam PKP atau Pengusaha Kena Pajak, Anda diwajibkan membina faktur pajak setiap tahunnya jadi bukti bahwa PKP yang bersentuhan telah memungut pajak dari pada setiap transaksi yang melibatkan penyerahan BKP (benda kena pajak) atau kebaikan kena pajak.

Faktur pajak yang terbit selama masa pemungutan PPN (Pajak pertambahan nilai) nantinya akan dilaporkan kedalam bentuk laporan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan). Ini sebagai tanda bahwa pengusaha telah membayar pajak usahanya bertemu dengan aturan yang berlaku.

Kini tak perlu sibuk lagi dalam membuat faktur pajak karena sepenuhnya bisa dilakukan melalui online, yaitu melalui situs Ditjen Pajak. Yang paling penting merupakan Anda sudah memiliki sertifikat retribusi, Nomor Seri Faktur Pajak, & perangkat komputer yang terhubung secara internet.

Selain itu, Klikpajak sebagai aplikasi perpajakan sanggup membantu Anda membuat dan menjalankan e-Faktur dengan lebih mudah. Sehingga proses buat, bayar, hingga lapor pajak dapat dilakukan melalui mulia aplikasi, yaitu Klikpajak.

Baca Juga: Juniper Research: Pembalasan Tanpa Kontak Semakin Melonjak

Pemerintah pun memberikan kecendekiaan bagi Wajib Pajak Orang Karakter terutama dalam menyampaikan SPT Tahunan tahun pajak 2019, diberikan relaksasi batas waktu pelaporan dan pembalasan sampai dengan 30 April 2020 tanpa dikenai sanksi keterlambatan.

Sedangkan untuk SPT Periode PPh Pemotongan/Pemungutan untuk Masa Pajak Februari 2020, kepada seluruh Wajib Pajak diberikan relaksasi batas zaman pelaporan sampai dengan 30 April 2020 tanpa dikenakan sanksi keterlambatan namun batas waktu pembayaran tentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Lihat Togel Hongkong