Zoom Capai 200 Juta Pengguna Harian

Jakarta, Selular. ID – Zoom mengalami lonjakan pengguna yang cukup besar di tengah pandemi Covid-19.

Eric S Yuan, CEO Zoom menyebutkan, pada Maret pengguna Zoom mencapai 200 juta
peserta rapat harian, baik percuma maupun berbayar. Pihaknya bahkan tak memprediksi bahwa akan ada lonjakan pengguna yang sangat besar.

Karena sebelumnya, pada bulan Desember 2019, penguna harian mencapai 10 juta pengguna gratis dan premium.

Dilaporkan Business Insider, platform Zoom awalnya dibuat memang diperuntukan buat karyawan perusahaan. Yuan mengatakan kalau perusahaan tidak merancang produk semacam situasi saat ini, dalam hisab minggu, setiap orang di negeri tiba-tiba akan bekerja, belajar, & bersosialisasi dari rumah.

Namun ditengah peningkatan pengguna,
belakangan ini Zoom mendapatkan kritikan tentang masalah privasi dan kebahagiaan.

Seperti diketahui Zoom melanggar privasi pengguna. Aplikasi berbasis video call dan rapat online itu mengirimkan data pengguna tanpa izin ke Facebook, sekalipun pengguna Zoom tak memiliki akun Facebook.

Setelah adanya keterangan dari perusahaan analisis jaringan, Motherboard. Laporan itu mengungkap data yang dikirim Zoom ke Facebook memuat sejumlah informasi pribadi tentang pengguna.

Namun dalam akun resmi Zoom, Aplikasi video call dan konferensi itu menjelaskan sesudah mengubah kebijakan privasi dalam platformnya. Zoom tidak menjual data pribadi.

Baca Juga: Zoom Pastikan Tak Jual Data Pemakai

Perwakilan perusahaan itu menyebut bahwa perubahan pada kebijakan privasi hanya berlaku untuk isyarat yang mereka gunakan saja. Hal ini dilakukan agar kebijakan privasi aplikasi Zoom menjadi lebih jelas dan lebih mudah dipahami sebab penggunanya.

“Kami tak menggunakan data yang kami peroleh dari penggunaan Anda atas servis kami, termasuk rapat Anda, untuk iklan apa pun. ” terang Zoom.